MAKALAH FISIKA GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
MAKALAH FISIKA
GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
DISUSUN
OLEH :
NAMA : Nurul Prasetyo
KELAS : XI RPL 2
NO :
23
SMK NEGERI 1
TENGARAN
Tahun Ajaran
2015 / 2016
KATA PENGANTAR
Segala
puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan
penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup
menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini
disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK,yang kami sajikan
berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.Makalah ini di susun oleh penyusun
dengan berbagai rintangan.Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang
datang dari luar.Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari
Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah
ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.
Tengaran,09 november 2015
(Penyusun )
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL............................................................................................ 1
KATA PENGANTAR .......................................................................................... 2
DAFTAR ISI ...................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. 4
A.
Latar Belakang ................................................................................................... 4
B.
Tujuan ................................................................................................................. 4
C.
Manfaat .............................................................................................................. 4
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 5
A. Pengertian Gelombang Elektromagnetik............................................................ 5
B.
Spektrum Gelombang Elektromagnetik............................................................... 5
C.
Penerapan Gelombang Elektromagnetik.............................................................. 7
BAB III PENUTUP............................................................................................. 9
A. Kesimpulan
......................................................................................................... 9
B. Saran
.................................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 9
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Kemajuan teknologi saat ini
semakin meningkat berikut dalam penggunaan gelombang elekromagnetik seperti
dalam kehidupan sehari-hari.
Gelombang sebenarnya dapat
dibagi ke dalam beberapa jenis, baik berdasarkan arah rambatannya maupun medium
perantaranya.Salah satunya, berdasarkan medium perantaranya, gelombang dibagi
atas gelombang mekanik (galombang yang memerlukan medium atau zat perantara)
dan gelombang elektromagnetik (gelombang yang merambat tanpa memerlukan
medium).
spektrum
gelombang elektromagnetik masih terdiri dari berbagai jenis gelombang lainnya,
yang dibedakan berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnya. Untuk itu
disini kita akan mempelajari tentang rentang spektrum gelombang
elektromagnetik, karakteristik khusus masing-masing gelombang elektromagnetik
di dalam spektrum dan contoh dan penerapan masing-masing gelombang
elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka kami akan mencoba merumuskan
beberapa masalah yaitu:
1. Apa yang
dimaksud dengan gelombang elektromagnetik?
2. Bagaimana
karakteristik khusus masing-masing gelombang elektromagnetik di dalam spektrum?
C. TUJUAN
Berdasarkan
dari rumusan masalah diatas, maka kami akan mencoba merumuskan beberapa tujuan
yaitu untuk mengetahui:
1. Pengertian gelombang elektromagnetik
2. Karakteristik
khusus masing-masing gelombang elektromagnetik di dalam spectrum.
3. Penerapan gelombang elektromagnetik
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
Gelombang Elektromagnetik
adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada medium. Energi
elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa
diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude,
kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang
adalah jarak antara dua puncak.Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui
suatu titik dalam satu satuan waktu.Frekuensi tergantung dari kecepatan
merambatnya gelombang.Karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan
(kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik.Semakin
panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu
gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi
elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta
pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber
energi, semakin rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin
tinggi frekuensinya. Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk
mengelompokkan energi elektromagnetik.
B. SPEKTRUM GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
Spectrum gelombang elektrogmagnetik dengan urutan dari frekuensi terkecil
ke frekuensi terbesar dapat disusun sebagai berikut.
1.
Gelombang radio
Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki frekuensi paling kecil
atau panjang gelombang paling panjang.Gelombang radio berada dalam rentang
frekuensi yang luas meliputi beberapa Hz sampai gigahertz (GHz atau orde
pangkat 9).Gelombang ini dihasilkan oleh alat-alat elektronik berupa rangkaian
osilator (variasi dan gabungan dari komponen Resistor (R), induktor (L), dan
kapasitor (C)).Oleh karena itu, gelombang radio banyak digunakan dalam sistem
telekomunikasi. Siaran TV, radio, dan jaringan telepon seluler menggunakan
gelombang dalam rentang gelombang radio ini.
Suatu sistem telekomunikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
pembawa sinyal informasinya pada dasarnya terdiri dari antena pemancar dan
antena penerima.Sebelum dirambatkan sebagai gelombang radio, sinyal informasi
dalam berbagai bentuknya (suara pada sistem radio, suara dan data pada sistem
seluler, atau suara dan gambar pada sistem TV) terlebih dahulu
dimodulasi.Modulasi di sini secara sederhana dinyatakan sebagai penggabungan
antara getaran listrik informasi (misalnya suara pada sistem radio)dengan
gelombangpembawa frekuensi radio tersebut.
Penggabungan ini menghasilkan gelombang radio termodulasi.Gelombang inilah yang dirambatkan melalui ruang dari pemancar menuju penerima.Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo modulation (AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa berupa perubahan amplitudonya.Adapun frequency modulation (FM) atau modulasi frekuensi menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa dalam bentuk perubahan frekuensinya.
Penggabungan ini menghasilkan gelombang radio termodulasi.Gelombang inilah yang dirambatkan melalui ruang dari pemancar menuju penerima.Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo modulation (AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa berupa perubahan amplitudonya.Adapun frequency modulation (FM) atau modulasi frekuensi menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa dalam bentuk perubahan frekuensinya.
2. Gelombang
mikro
Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling
tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka
akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi
gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat
singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak
makanan dengan cepat dan ekonomis.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and
Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan
menggunakan gelombang mikro.Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan
gelombang mikro. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s,
maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan penerimaan.
3. Sinar
inframerah
Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau
daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa spektrum
yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada
miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah.
Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu
disebut radiasi inframerah.Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam
molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan.Jadi setiap benda panas
pasti memancarkan sinar inframerah.Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan
bergantung pada suhu dan warna benda.
4. Cahaya
tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling
dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang
elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia.Panjang gelombang tampak
nervariasi tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7
m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah.Kegunaan
cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang
telekomunikasi dan kedokteran.
5. Sinar
ultraviolet
Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai
1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. gelombang ini
dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber
utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi,lapisan ozon yang ada
dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan
meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di
bumi.
6. Sinar X
Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz . panjang
gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. meskipun seperti itu tapi
sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal beberapa
sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm
7. Sinar
gamma
Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang
gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang menyebabkan
efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh.
C.
PENERAPAN
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
1. Radio
Radio energi adalah bentuk level energi elektromagnetik terendah, dengan
kisaran panjang gelombang dari ribuan kilometer sampai kurang dari satu meter.
Penggunaan paling banyak adalah komunikasi, untuk meneliti luar angkasa dan
sistem radar.Radar berguna untuk mempelajari pola cuaca, badai, membuat peta 3D
permukaan bumi, mengukur curah hujan, pergerakan es di daerah kutub dan
memonitor lingkungan.Panjang gelombang radar berkisar antara 0.8-100 cm.
2. Gelombang
mikro
Panjang gelombang radiasi microwave berkisar antara 0.3-300 cm. Penggunaannya terutama dalam bidang komunikasi dan pengiriman
informasi melalui ruang terbuka, memasak, dan sistem PJ aktif.Pada sistem PJ
aktif, pulsa microwave ditembakkan kepada sebuah target dan refleksinya diukur
untuk mempelajari karakteristik target. Sebagai contoh aplikasi adalah Tropical
Rainfall Measuring Mission’s (TRMM) Microwave Imager (TMI), yang mengukur
radiasi microwave yang dipancarkan dari Spektrum elektromagnetik Energi
elektromagnetik atmosfer bumi untuk mengukur penguapan, kandungan air di awan
dan intensitas hujan.
3. Sinar
inframerah
Kondisi-kondisi kesehatan dapat didiagnosis dengan menyelidiki pancaran
inframerah dari tubuh.Foto inframerah khusus disebut termogram digunakan untuk
mendeteksi masalah sirkulasi darah, radang sendi dan kanker.Radiasi inframerah
dapat juga digunakan dalam alarm pencuri. Seorang pencuri tanpa
sepengetahuannya akan menghalangi sinar dan menyembunyikan alarm. Remote
control berkomunikasi dengan TV melalui radiasi sinar inframerah yang
dihasilkan oleh LED (Light Emiting Diode) yang terdapat dalam unit, sehingga
kita dapat menyalakan TV dari jarak jauh dengan menggunakan remote control.
4. Ultraviolet
Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kuman-kuman
penyakit kulit.
5. Sinar X
Sinar X ini biasa digunakan dalam bidang kedokteran untuk memotret
kedudukan tulang dalam badan terutama untuk menentukan tulang yang patah.Akan
tetapi penggunaan sinar X harus hati-hati sebab jaringan sel-sel manusia dapat
rusak akibat penggunaan sinar X yang terlalu lama.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu besar peranan gelombang
elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, tanpa kita
sadari keberadaannya.
Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang
mungkin.Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang,
frekuensi, atau tenaga per foton. Spektrum ini secara langsung berkaitan:
1. Panjang
gelombang dikalikan dengan frekuensi ialah kecepatan cahaya: 300 m/s, yaitu 300
MHz
2. Energi dari
foton adalah 4.1 feV per Hz, yaitu 4.1µeV/GHz
3.
Panjang gelombang dikalikan dengan energy per foton adalah 1.24 µev.
B. SARAN
Supaya lebih memahami tentang gelombang elektromagnetik dan rumus Maxwell
disarankan para pembaca mencari referensi lain yang menyangkut dengan materi
yang ada pada makalah ini. Semoga para pembaca memahami dan mengaplikasikannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Daftar
pustaka
Kanginan, Martin. 2006. Fisika untuk
SMA. Jakarta: Erlangga
Kertiyasa, Nyoman. 1994. Fisika 1 untuk SMU. Jakarta: Balai Pustaka
Internet (www.Google.com)

terimakasih mbak sangat berguna infonya.
BalasHapussekedar share ni bagi teman-teman yang ingin menghasilkan uang
lewat smartphone ataupun komputer hanya dengan memasukan angka-angka maka akan dibayar sebesar 0,1 US Dolar.
buktikan sendiri. saya sudah mencoba. silahkan daftarkan email anda di https://goo.gl/YYy2PY
mbak/mas, saya ijin pakai artikel ini untuk tugas sekolah ya
BalasHapus