Contoh Naskah Drama
Inilah contoh naskah drama karya anak SMKN 1 TENGARAN (x rpl 4) 2014/2015
yang disusun oleh:
1. Achmad Afrizal F
2. Bambang Setiaji
3. M Nasukha
4. Nurul Prasetyo
Naskah Drama
Judul Drama: “Godaan”
(lagu:)
Di hari pertama bulan Ramadhan, ada 4 orang
remaja yang pulang sekolah bersama-sama. 4 remaja tersebut adalah Achmad, Pras,
Bambang, dan Nasukha. Suatu ketika Achmad mengajak Pras, Bambang, dan Nasukha
untuk makan di warung pinggir jalan.
Achmad :”Heiii…kalian
semua, ayo mampir ke warung”
Pras :”Waah
iya nih… kayaknya enak ke warung… makan yuuuk..” (jawab Pras)
Bambang :”Astaghfirullah……
kita kan lagi puasa..???”(sambil mengelus dada)
Nasukha :”Iya…….
kita kan lagi puasa… kalau makan ya tidak boleh…lah”
Achmad :”Sok
alim kamu (sambil menepuk pundak bambang)
“Yang mau ke warung aku yang traktir dehh…”
Pras :”Aku…..
nomor satu yang ikut”(sahut Pras)
Nasukha :”Pras…
jangan Pras…. Kamu kan lagi puasa..”
Bambang :”Iya Pras jangan ikut-ikutan Achmad….
Nanti kamu terjerumus looh.. ke jalan yang sesat”
Achmad :”Biarin
Pras laah!!.. Hak Asasi dia lah… mau ikut apa nggak..”
Pras :”Ya betul Mad….Heii
Mbang...kamu tau apa tentang agama!!!” (bentak Pras sambil menunjuk mukanya Bambang)
Achmad :”Iya nih….sok tau kamu Mbang!!”
Nasukha :”Sebagai teman.. ya… harus
menasehatinya…. Tidak boleh membiarkannya terjerumus ke jalan yang tidak benar”(jelas
Nasukha)
Bambang :”Ya…betul itu…” “ kamu Mad… kamu kan
tau kalau bulan Ramadhan tidak boleh makan sebelum Azan Magrib??”
Achmad :”Biarin.. Suka-suka aku lah…, ayo
Pras aku traktir”
Pras :”Ya…ayo….lets’ GO!!” (sambil
berjalan ke warung bersama Achmad)
Nasukha :”Ayo Mbang kita pulang… biarin mereka
menjadi orang-orang yang rugi dikemudian hari”
Bambang :”Ya sudah ayo..”
Sementara
Bambang dan Nasukha pulang ke rumahnya masing-masung, Achmad dan Pras langsung
pergi ke warung untuk makan. Setelah memesan makanan Achmad dan Pras
membicarakan tentang kejadian tadi.
Achmad :”Wah…… aku Kesel banget sama Bambang
dan Nasukha……mereka tu sok alim banget”(omel Achmad sambil mengambil kerupuk)
Pras :”Ya.a.a.a mereka sok alim
banget! kayak sudah tau agama aja..”
Achmad :”eh.. Pras … Gimana kalau selama
bulan Ramadhan, kita berdua Godain Bambang dan Nasukha, sampai mereka mau
membatalkan puasa mereka”(bisik Achmad kepada Pras)
Pras :”Oke….. aku setuju.., yang
penting kamu traktir aku terus…hahaha.”
Achmad :”Itu Bisa di atur”
Pras :”Mulai besok.. gimana kalau
kita godain mereka?”
Achmad :”Oke…. Caranya biar aku yang atur”
Pras :”Oke”
Setelah
berbincang-bincang, mereka langsung memakan makanan mereka tanpa menghiraukan
bulan Ramadhan. Setelah makan, Achmad langsung membayar makanan dan mereka
langsung pulang.
Achmad :”Ayo
Pras kita pulang…”
Pras :”Ya…
Ayo aku sudah kenyang”
(Lagu: Bugie-Sholat Lan Poso)
Dihari
kedua, 4 remaja tersebut pulang sekolah,
tidak saling bersama-sama. Achmad dan Pras berjalan dibelakang Bambang dan
Nasukha. Achmad langsung mengagetkan Bambang dan Nasukha dari belakang.
Achmad :”Woiiii…”
Bambang :”eeeh…kamu
Mad…. Ada apa”
Nasukha :”Ya
Mad ada apa????”
Pras :”Nihhh.
Boss Mamad.. mau bicara dengerin..”
Achmad :”Ini kan lagi bulan puasa.. kalian berdua
pasti tahu kalau menolong sesama pasti akan mendapat pahala berlipat
ganda……???”
Bambang :”Ya kami tau…”
Nasukha :”Memangnya ada apa?”
Pras :”Begini Boss Mamad….mau…”(sebelum
selesai berbicara, Kata-kata Pras langsung dipotong oleh Achmad)
Achmad :”Eitsss…….biar Bos Mamad yang
bicara”(sahut Achmad…sambil menunjuk
dadanya)
Bambang :”Ya… maksudmu apa Mad?”
Nasukha :”Cepat Mad bicaranya… kami mau
pulang”
Achmad :”Oke… Oke… Kalian sudah ngumpulin
tugas tentang Makanan yang mengandung bahan kimia?
Nasukha :”Iya.. sudah…. memangnya ada apa?”
Achmad :”Nah, aku bingung…. mana yang benar…
mau gak kalian berdua ke warnet milihin kami makanan mana yang benar?”
Pras :”Kalau kalian mau… kami sangat
berterimakasih… pasti kalian akan
mendapat pahala”
Karena sedikit curiga
akhirnya Bambang dan Nasukha berdiskusi.
Bambang :”Gimana… mau nggak mbantuin mereka?”
Nasukha :”Gimana ya.. kayaknya mereka
mencurigakan”
Bambang :”Iya aku juga curiga, tapi kalau nggak
mau mbantuin kan… gak enak sama bapaknya Achmad?”
Nasukha :”Ya sudah kita bantuin mereka”
Bambang :”ya”
Setelah berdiskusi
beberapa saat, akhirnya Bambang dan Nasukha setuju.
Nasukha :”Ya kami setuju…”
Bambang :”Tapi kalian jangan macam-macam..ya”
Pras :”Oke… Oke ….kami nggak akan
macam-macam kok..”(jawab Pras)
Achmad “Kalian jangan khawatir….. Kami nggak
akan macam-macam…. tenang aja..”
Setelah
berjalan beberapa saat, mereka sampai di warnet dan langsung masuk ke bilik komputer
yang ada disana, Achmad dan Pras duduk dikursi sedangkan Bambang dan Nasukha
berdiri.
Achmad :”Nah..
ini nih alamatnya….”
Pras :”Ya..
itu betul”
Setelah
berhasil ke alamat yang dituju, Achmad dan Pras bergantian berdiri. Sedangkan
Bambang dan Nasukha duduk, agar dekat dengan komputer.
Achmad :”Nih mbang,.. pilihin yang benar
yaa…”(sambil tangan Achmad menunjuk layar komputer)
Bambang :”Ya..
Tapi Kami tidak bisa menjamin apakah yang kami pilih, benar atau tidak”
Nasukha :”Insyaallah
benar.”(sahut Nasukha)
Pras :”Yang
penting kalian memilih yang menurut kalian benar…”
Mau
tidak mau Bambang dan Nasukha harus memilah-milah tugas yang di maksud Achmad
dan Pras. Namun mereka sedikit curiga karena di situs tersebut terdapat gambar
makanan yang kelihatannya lezat.
Bambang :”em…em..em”(Bambang
menggelengkan kepala, karena dia sedikit curiga)
Pras :”Ada
apa mbang…kok kamu geleng-geleng.?”(Tanya Pras kepada Bambang)
Bambang :”Nggak
ada apa-apa.”
Achmad :”Gimana
sudah selesai belum?”
Nasukha :”Sedikit
lagi selesai…kok”(jawab Nasukha)
Pras :”Gambarnya
dikasih juga ya…”
Achmad :”Ya…
gambarnya jangan lupa…”
Nasukha :”Iya…ya”
Selang
beberapa saat, Achmad dan Pras kemudian mulai menjalankan rencananya.
Pras :”Kayaknya
enak tuh… makanannya”
Achmad :”Yaaa…
Lezat banget tuh makanannya…”
Nasukha :”Kalian
ngomong apa sih…”(Sahut Nasukha)
Bambang :”Iya
kayaknya kalian berdua Ngerjain Kita ya..”
Achmad :”Ngerjain
apa??? Jelas kami minta tolong kalian kok.”
Bambang :”Kalau
minta tolong ya sudah diam saja…”
Achmad :”Oke…oke”
Sesaat
kemudian Achmad dan Pras mulai menjalankan rencananya lagi.
Pras :”Nasukha…”(panggil Achmad
kepada Nasukha) “ gambar itu kayaknya lezat… gambar itu juga di kasih ya…”
Nasukha :”Kalau
yang itu bukan termasuk jenis makanan yang mengandung bahan kimia”
Achmad :”Waaah..
jadi pas dong…. Aman kalau kita makan,”(jelas Achmad)
Nasukha
:”Ya.... itu makanannya aman kok”
(Nasukha masih tetap fokus pada layar komputer)
Pras :”Betul… tu … betul…., kayaknya enak
banget makananya”
Bambang :”Kalian berdua tu….. mau ngajak kami
makan lagi ya…?”(sambil menatap dan menunjuk wajahnya Pras dan Achmad)
Pras :”Nggak lah… Kalian kan lagi puasa…, mana mungkin kami
ngajak kalian makan.”
Achmad :”Ya,, betul Pras….. Kan dosa…. Kalau
Makan di bulan puasa begini”
Bambang :”Terserah kalian deh…. Yang penting
kami Tidak akan membatalkan puasa kami meskipun banyak Gambar-gambar yang
sebenarnya bisa membatalkan puasa”(jawab bambang dan langsung fokus pada layar
komputer)
Sambil
berdiri, Achmad dan Pras berbisik.
Achmad :”Pras...Pras…Gimana nih… mereka
berdua sudah mengetahui… rencana kita!!!”
Pras :”Wah… iya nih…
Gimana ya…”
Achmad :”Kayaknya rencana kita gagal… ???”
Pras :”Ya
sudah kita lanjutin rencananya besok aja… yang ini tugasnya biar di selesaikan
dulu sama mereka”
Achmad :”Ya
sudah… kita tungguin mereka aja…”
Setelah
menunggu sekian menit. Akhirnya, Nasukha dan Bambang berhasil menyelesaikan
tuganya Achmad dan Pras.
Nasukha :”Alhamdulillah sudah selesai..”
Bambang :”Ya nih sudah selesai…. Tinggal di
print aja..”
Nasukha :”Kalau begitu kami pulang dulu ya…?”
Pras :”Kok kalian…
buru-buru sih..”
Achmad :”Iya.. kok buru-buru, Azan Magrib kan
masih lama..?”
Nasukha :”Kami
kan mau mengaji, kata Guru ngaji kami… berlomba-lombalah kalian dalam mencari
pahala dibulan yang suci ini.”(jelas Nasukha)
Pras :”Oh…begitu.. ya
sudah kalian boleh pulang duluan”
Bambang dan Nasukha pun langsung
pulang untuk mengaji. Achmad dan Pras akhirnya, membayar tugas mereka. Dan
mereka langsung bergegas pulang.
Dihari
ketiga, ternyata Achmad dan Pras masih belum sadar bahwa perbuatannya itu
sangat salah. Mereka masih memikirkan rencana untuk membuat Bambang dan Nasukha
mau membatalkan Puasa mereka. Sambil berangkat sekolah, Achmad dan Pras
memikirkan rencana tersebut.
Achmad :”Gimana nih Pras…..Mereka berdua tuh
sangat sulit untuk diajak membatalkan
puasa… kamu punya ide apa?”
Pras :”emmmmm….emmmmm.e…em”(suara
Pras sambill berpikir)
Setelah beberapa saat, Achmad
mendapat ide.
Pras :”Akhirnya,,, aku
ada….ada…ada…”
Achmad :”Kamu ada ide Pras! Apa?”
Pras :”Ada… ada yang
ketipu nih…. Hahaha”
Achmad :”Wah.. Kamu Pras… jangan bercanda….
Serius nih!!”
Pras :”Ya… ya…ini juga
lagi mikir”
Achmad :”Nah aku ada ide…. Gimana kalau
kita, nyembunyiin uangnya Bambang dan
Nasukha, jika mereka berdua memohon-mohon, kita suruh mereka membatalkan
puasa mereka? Gimana?”
Pras
:”Cemerlang…. Bagus tu idenya. Terus kapan kita nglakuin itu”
Achmad :”emm,,,emmm…. “(suara Achmad
terlihat ragu-ragu)”Tapi Pras….aku sudah nggak enak lagi Ngerjain mereka?”
Pras :”Lhoo… Kenapa?”
Achmad
:”Aku mikir aja, mereka kok bisa sekali menolak ajakan kita untuk makan?
Padahal aku traktir? Kalau anak yang
lain pasti sudah mau”
Pras :”Iya juga ya… Terus kamu mau apa?”
Achmad
:”Kayaknya kita harus insyaf….. ?”
Pras :”Tapi kan…. kalau kita
puasa… apa kuat?”
Achmad :”Harus kuat…..!!! Kalau disuruh
milih surga sama neraka kamu milih yang mana?”
Pras :”Yang pasti milih Surga
lah…”
Achmad :”Kalau mau surga…. Harus ngapain?”
Pras :”Ya… Kita harus Sholat,
Puasa, d.l.l”
Achmad :”Ya itu betul…. Gimana kalau mulai
besok Kita puasa?”
Pras :”emmm…. Oke oke..”
Achmad :”Oh… ya kita kan punya salah sama
Bambang dan Nasukha kita harus minta maaf sama mereka…”
Pras :”Ooh iya…. Gimana kalau
nanti sepulang sekolah kita minta maaf sama mereka
Achmad
:”Ya…. Lebih cepat… lebih baik…”
Pras :”oke.., Ya sudah ayo kita cepat
berangkatnya.. nanti malah terlambat”
Achmad
:”Oke..”
Ketika
bell Sekolah berbunyi panjang, menandakan bahwa pelajaran hari ini telah selesai
dan semua murid diperkenankan untuk pulang. 4 Remaja tersebut sekarang pulang
bersama, Achmad dan Pras kemudian ingin mengucapkan permintaan maaf kepada
Bambang dan Nasukha.
Achmad :”ehem.. sepulang sekolah nanti sore kalian
mau kemana?”(terdengar Achmad memulai percakapan)
Nasukha :”Ya..Seperti biasa… kalau lagi bulan Ramdhan
begini… ya mengaji..”
Bambang :”Ya… memangnya ada apa?”
Pras :”Begini kami berdua ingin
meminta maaf kepada kalian, karena sudah menggangu kalian saat kalian berpuasa”
Bambang :”emmmmmm”(gumam Bambang)
Achmad :”Kok nggak jawab?” “Wah kalian
nggak mau maafin kami ya..?”
Bambang :”emm? Allah aja pemaaf, masak kami
sebagai makhluknya nggak maafin…”
Pras :”Jadi kalian mau maafin
kami?”
Nasukha :”Ya… pastilah….”
Achmad :”Buat kalian makasih ya…”
Nasukha :”Ya
nggak apa-apa kok…. Kan sebagai teman kita harus saling memafkan”
Bambang :”Betul
tu betul.”
Achmad :”Nanti
sore kami ikut kalian Mengaji .. ya..?”
Pras :”Iya….
Kami ingin Masuk Surga”
Nasukha :”Alhamdulillah…..
Ternyata kalian sudah sadar.”
Pras :”Ya
kami sudah insyaf….”
Bambang :”Ya sudah… nanti sore kalian berdua,
datang aja kerumahku… nanti kita ke tempat mengaji bersama-sama”
Pra :’Ya… ya kami akan kesana…”
Achmad :”Makasih ya… Sudah mau menolong kita
menuju jalan yang benar?”
Nasukha :”Itulah tugas seorang teman…”
Pras :”Ya…sudah kami pulang dulu….”
Nasukha :”Ya…jangan lupa nanti berangkatnya
jam 4 sore”
Achmad :”Oke oke”
(Lagu:Bugie-Shollallah’ala
Muhammad)
Akhirnya,
Achmad dan Pras kembali lagi kejalan yang benar. Dan beberapa minggu berlalu 4
Remaja tersebut lewati dengan Mengaji, Puasa dan kegiatan lain yang berhubungan
dengan ibadah. Hari Raya Idhul Fitri pun telah tiba, 4 Remaja tersebut
bersalam-salaman dan salinng mengucapkan mohon maaf.
Komentar
Posting Komentar